Pengunaan Sarang Semut

Pengunaan sarang semut sebagai bahan obat adalah hipokotil atau umbi yang dipotong tipis-tipis, dan dapat digunakan segar ataupun setelah dikeringkan. Agar dapat disimpan, ubi yang yang sudah diberishkan dipotong-potong dikeringkan dengan cara diangin-anginkan di tempat terbuka, jangan dibawah sinar matahari. Dapat juga dikeringkan dalam oven dengan suhu tidak lebih dari 60 derajat celcius. Bagian yang digunakan sebagia obat, potongan umbi yang sudah dibuat serbuk direbus dalam air selama 15-30 menit, setelah rebusan mendidih, jangan terlalu lama karena ada kandungnan kimia berkhasiat yang rusak kalau dipanaskan terlalu lama. Untuk pemakaian 1 hari cukup digunakan 10 g serbuk umbi kering dalam 300 cc air. Setelah disaring diminum untuk 3 kali sehari. Pengunaan sarang semut dosis ini dapat di tamabh dan tidak beracun.

Penggunaan sarang semut bagian umbi sarang semut berkhasiat sebagai obat dikarenakan mengandung metabolit primer dan sekunder tumbuhan inang, tumbuhan sarang semut dan jenis semutnya sendiri. Jadi banyak jenis zat yang bermanfaat sebagai nutrisi (metabolit primer) maupun zat berkhasiat seperti flavonoid, saponin, glikosida dan tannin. Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan kandungan vitamin E dan sejumlah mineral.

Dari penelitian, diketahui adanya khasiat penggunaan sarang semut  untuk mengobati kanker payudara dan uterus. Khasiat antikanker dari sarang semut kemungkinan disebabkan karena banyak zat yang berkhasiat sebagai antioksidan. Salah satu mekanisme yang telah terungkap adalah induksi apoptosis (kematian sel) ditunjukkan dengan adanya perubahan morfologi dan fragmentasi DNA. Efek samping menjadi salah satu pertanyaan yang banyak dianjurkan, untunglah berdasarkan peneltian yang telah dilakukan, tidak ada efek samping atau sifak toksik dari sarang semut.

Sebagai epifit, tumbuhan sarang semut potensial untuk dikembangkan  sebagai obat antikanker. Kandungan zat berkhasiat yang ada di dalamnya berasak dari tumbuhan inang dan tumbuhan sarang semut sendiri, metabolit sekunder  yang terbentuk selama simbiosis merupakan  senyawa obat baru, sebagaimana tumbuhan parasit yang sudah dikembangkan sebagai obat antikanker (contohnya benalu teh).

Banyak pengguna Sarang Semut melaporkan kondisi kesehatan mereka membaik setelah secara rutin mengkonsumsi herbal ini, beberapa bahkan melaporkan sudah tidak menggunakan insulin lagi. Kemampuan Sarang Semut dalam pembantu pengobatan diabetes diduga karena kemampuan herbal ini untuk memulihkan fungsi organ tubuh, khususnya pankreas, sehingga dapat menghasilkan hormon insulin yang cukup, dengan demikian gula darah dapat diolah menjadi zat yang mudah diserap oleh tubuh.

Banyak masyarakat yang menderita kanker sembuh setelah mengkonsumsi sarang semut. Cara mengkonsumsi sarang semut dapat dilakukan dengan mengeringkan sarang semut dan menumbuknya menjadi bubuk kemudian bubuk di rebus dalam air selama beberapa lama hingga air rebusan berwarna cokelat lalu diminum seperti teh (teh sarang semut) atau anda juga dapat membelinya karena saat ini sudah banyak yang jual teh sarang semut papua dalam bentuk kemasan maupun ekstrak dengan harga terjangkau.

Posted in Khasiat Sarang Semut | Tagged , , , , | Leave a comment

Sarang Semut

sarang semut asli papuaSaat Anda mendengar namanya (sarang semut) apa yang ada di benak Anda? Bagi yang masih asing dengan nama herbal satu ini, akan terkejut bila tahu bahwa yang dimaksud sarang semut bukanlah sarang dari para semut melainkan nama sebuah tanaman. Ya tanaman yang satu ini memang lebih dikenal dengan nama semut dibandingkan dengan nama ilmiahnya  Myrmecodia Pendans. Bukan sarang yang banyak dilihat  di dalam tanah, karena sarang semiut ini merupakan tanaman yang memang terjadi liang bagi semut. Sarang semut adalah tumbuhan epifit yang menempel pada tumbuhan asing yang menempel pada tumbuhan inang. Misalnya adalah pohon kayu putih (Melalueca), cemara gunung (Casuarina), kaha (Castanoposis), beech (Nothofagus) dan beberapa jenis kayu lain di hutan.  Tumbuhan ini memiliki batang tunggal tanpa percabangan dan pangkalnya menggelumbung membentuk bangunan seperyi umbi yang disebut hipokotil (caudex) permukaannya kasar dan dipenuhi duri tajam. Hipokotil ini memiliki dahing yang biasanya digunakan sebagai rumah atau sarang semut sehingga berongga-rongga, oleh karena itu tumbuhannya disebut sebagai tumbuhan sarang semut. Bagian batang yang membesar ini yang biasanya disebut umbi. Jadi berbeda dengan umbi yang biasanya merupakan bagian batang yang ada di dalam tanah. Sarang semut terlihat menggantung pada pohon inangnya.

Tumbuhan sarang semut banyak tumbuh di Malaisya, Filipina, Kamboja, Sumatera, Kalimantan, Jawa Papua, Papua Nugini, Cape York sampai ke Kepulauan Solomon.  Di Papua sendiri populasi sarang semut banyak karena daerahnya  sebagian besar adalah dataran tinggi, tempat yang tepat bagi tumbuhan sarang semut untuk berkembang biak, ayitu diatas 600 mdpl. Satu hipokotil/umbi sarang semut selalu dihuni oleh hanya satu jenis semut. Tercatat, ada 26 jenis tumbuhan sarang semut. Dan tumbuhan sarang semut yang dipakai untuk pengobatan adalah spesies Myrmecodia pendens Merr & Perry. Jenis ini banyak tumbuh di daerah wamena, Papua. Sarang semut jenis ini dihuni oleh semut jenis Ochetellus sp. Semut bersarang di dalam umbi sarang semut  karena di dalamnya tersedia cukup makanan dalam bentuk karbohidrat sehingga merasa aman. Karena permukaan umbi dipenuhi duri.

Selain itu Myrmecodia pendes termasuk dalam suku Rubiaceae jenis atau spesies lain adalah M. tuberose  bellosa, M. uberosa versteegii, M, tuberose pulvinata, M tuberose papuana, M. tuberose manusensis dan M. tuberose dahlil.  Disamping Myrmecodia terdapat jenis atauu spesies lain yaitu Hydnophitum, tetapi yang banyak digunakan adalah jenis atua spesies Myrmecodia.  Jadi ada kerja sama yang berisfat simbiosis mutualisis antara sarang semut, tumbuhan inang dan semut. Hasil simbiosis ini adalah bermacam-macam metabolit terdapat dalam daging umbi yang berongga-rongga yaitu kabohidrat, tannin dan berbagai macam flavonoid. Hasil simbiosis inilah yang menyebabkan sarangs emut (yang sudah ditinggalkan semutnya) memiliki khasiat sarang semut sebagai obat.

Posted in Khasiat Sarang Semut | Tagged , , , , | Leave a comment

Sarang Semut Khasiat

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr.Ir. M. Ahkam Subroto M.App.Sc., beliau seorang peneliti yang kini masih terus meneliti tumbuhan sarang semut untuk kesehatan manusia, tumbuhan yang memiliki banyak kandungan senyawa alami seperti flavonoid dan tannin. Kedua senyawa ini menjadi bagian penting untuk mempertahankan sistem kekebalan tubuh terhadap gangguan kesehatan baik dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh itu sendiri.

Gambar tumbuhan sarang semut asli Papua

Flavonoid yang merupakan salah satu senyawa alami yang dimiliki dari sarang semut, flavonoid adalah sejenis senyawa alam yang menjadi bagian dari senyawa fenolik yang berfungsi untuk membentuk pigmen tumbuhan. Flavonoid sangat dibutuhkan oleh tubuh, bagi seseorang yang sedang mejalani diet sehat, tak hanya itu flavonoid juga sangat baik sebagai antioksidan yang berkhasiat mencegah kanker.

Flavonoid akan bekerja dengan lebih sempurna apabila dipadukan dengan vitamin C, maka flavonoid akan bekerja lebih optimal untuk meningkatkan kinerja vitamin C, mencegah pengeroposan tulang, sebagai antibiotik dan anti-inflamasi.

Sarang semut cukup banyak memiliki kandungan senyawa asli dari sarang semut dan senyawa yang terbawa dari alam, kandungan senyawa alami yang terkandung di dalam sarang semut, seperti flavonoid, tannin, antioksidan tokoferol (vitamin E) dan beberapa mineral lainnya seperti kalsium, natrium, kalium, seng, besi, fosfor dan magnesium.

Beberapa unsur senyawa alami tersebut juga memiliki khasiat tersendiri yang cukup baik dan sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sehingga tak perlu diragukan lagi khasiat dan manfaat yang dapat diraih dari mengkonsumsi sarang semut baik dalam bentuk serbuk maupun kapsul yang keduanya sama-ama memberikan keuntungan yang baik bagi tubuh kita dalam jangka waktu yang cukup lama serta membantu tubuh untuk tetap memelihara kondisi kesehatan organ tubuh serta melawan dampak buruk dari gangguan kesehatan lainnya.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Khasiat Sarang Semut

Secara empiris (pengalaman nyata) sarang semut tak hanya mampu menyembuhkan tumor dan kanker. Penyakit-penyakit lainnya yang berhasil diatasi oleh kerabat kaca piring itu antara lain bronkhitis, dibaetes mellitus, hipertensi, jantung koroner, dan stroke.

Oleh karena itu banyak orang kini menyandarkan harapan dari sebuah kesembuhan pada sarang semut. Penelitian tentang sarang semut tidakhanya dilakukan oleh para peneliti dari negeri sendiri, bahkan para peneliti dari negeri jiran Malyasia membukikannya melalui serangkaian riset ilmiah. Dalam uji in vitro, anggota famili Rubiacceae itu terbukti mampu mengatasi sel kanker. Yang membuktikan keampuhan itu adalah Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City dan koleganya seperti Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan arjun Hari banskota. Mereka yang bekerja di toyama medical and Pharmaceutical University.

Qui Kim Tran mengambil by ki nam (sebutan untuk sarang semut) di Vietnam dari Tinh Bien, Provinsi Angiang dan Provinsi Lamdong. Di negeri lumbung beras itu sarang semut secara tradisional dimanfaatkan untuk mengatasi beragam penyakit seperti diare, hepatitis, keputihan, malaria dan rematik.

Tumbuhan yang memiliki berat 2-3 kg itu kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Mereka lantas menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastesis alais mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru-paru dan kanker usus.

Masing-masing hasil ekstraksi itu lalau diberikan kepada setiap sel kanker, hasilnya menakjubkan, sarang semut mempunyai aktivitas antiproliferasi. Dalam dunia kedokteran, proliferasi berarti pertumbuhan sel yang amat cepat dan abnormal. Kanker memang berarti pertumbuhan sel yang cepat dan tak terkendali. Menurut dr. Willy Japaries MARS, beliau mengatakan Antiprofilerasi berarti menghambat proses perbanyakan sel itu.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Khasiat Sarang Semut Papua

Papua memang dikenal sebagai wilayah yang menghasilkan cukup banyak tanaman yang dapat dijadikan obat herbal tradisional yang memang memiliki khasiat dan manfaat yang luar biasa yang dapat digunakan sebagai obat untuk mengempur beragam penyakit. Meski letak wilayah Papua berada di ujung timur kepulaun Indonesia, sudah diketahui sejak lama tanah Papua menyimpan banyak manfaat dari berbagai tanaman atau tumbuhan yang dapat dijadikan obat.

Kini banyak pengobatan tradisional digunakan sebagai salah satu alternatif yang paling baik meski harus bersaing dengan pengobatan secara modern. Tetapi pengobatan dengan menggunakan bahan herbal alamiah masih mendapat tempat bagi para penderita dari suatu penyakit tanpa harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal sebagai satu solusi yang baik, pengobatan herbal tidak mengakibatkan efek samping apapun, jika digunakan sesuai dengan petunjuk dan cara pengolahan atau cara membuat suatu ramuan dengan baik.

Gambar : Pohon dan buah sarang semut

Sarang semut merupakan salah satu tumbuhan atau tanaman yang berasal dari tanah Papua asli Indonesia. Kini banyak pengobatan untuk menyembuhkan atau sebagai pencegahan lebih dini dengan menggunakan SARANG SEMUT. Sarang semut yang diketahui memiliki banyak kandungan senyawa alami yang berasal dari lempengan dan liur semut yang membentuk labirin. Ekstrak sarang semut sudah melalui proses uji radikal bebas 1-1-difenil-2-pikrilhidazil (DPPH) dengan konsentrasi penghambatan (IC50) antara 28-49 ppm. Sarang semut pun telah melalui proses pengolahan dengan menggunakan teknologi ekstrasi yang memenuhi syarat dari CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik).

Secara tradisonal sarang semut digunakan untuk membantu mengobati beragam penyakit. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Berbagai jenis kanker dan tumor seperti kanker otak, kanker hidung, kanker payudara, kanker liver, kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker kulit, kanker leukimia, kanker prostat.

2. Gangguan jantung

3. Stroke ringan atau berat

4. Menghilangkan benjolan-benjolan payudara

5. Tuberkulosis (TBC) dan paru-paru

6. Ambeien/ wasir yang baru atau lama

7. Migrain (sakit kepala sebelah)

8. Rematik

9. Melancarkan dan meningkatkan Air Susu Ibu (ASI)

10. Melancarkan peredaran darah, pegal linu dan nyeri otot

11. Memperbaiki dan meningkatkan stamina tubuh

12. Meningkatkan vitalitas.

Posted in Khasiat Sarang Semut | Tagged , , , , | Leave a comment